[Lainnya......]
anonim
  Dok saya mau tanya, antara diet lambung 1, 2 dan 3 serta diet hati 1, 2 dan 3 itu perbedaannya dimana ya dok? Bagaimana dengan penyakit hepatitis A dengan gangguan lambung seperti gastritis? Termasuk jenis diet yang mana ya dok? Terimakasih dok
 
12:35 16/04/2020
 
Syarat diet :
Makanan dalam bentuk lunak dan mudah dicerna, porsi kecil tapi sering.
Hindari mengkonsumsi makanan yang merangsang lambung seperti asam, pedas, terlalu panas / dingin.
Cara pengolahan makanan direbus, kukus, panggang dan tumis.
Makanan yang harus dihindari:
Makanan pedas, Mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan akan merangsang sistem pencernaan untuk berkontraksi. Akibat timbul rasa panas dan nyeri di ulu hati. Yang disertai dengan mual dan muntah lebih lanjut hal itu akan membuat seseorang berkurang nafsu makannya.
Makanan asam, Makanan dengan cita rasa asam, akan meningkatkan keasaman saluran pencernaan dan memiliki efek iritasi jika dikonsumsi secara berlebihan. Akibatnya terjadi peningkatan pengeluaran asam lambung. Beberapa makanan dengan rasa asam yang sebaiknya dihindari antara lain jeruk, anggur, apel, tomat, strowberry, cuka, susu olahan dan lainnya.
Makanan yang sulit dicerna, Jenis makanan ini, membuat lambung membutuhkan waktu lebih lama, untuk mencernanya dan menjadi lambat diteruskan ke usus. Akibatnya, isi lambung dan asam lambung tinggal di dalam lambung untuk waktu yang lama, menyebabkan rasa panas di ulu hati dan dapat mengiritasi. Makanan yang sulit dicerna anatara lain makanan yang digoreng, daging , keju.
Makanan yang mengandung gas, Makanan yang mengandung gas menyebabkan peningkatan tekanan dalam perut yang berujung pada terjadinya refluks asam lambung. Makanan mengandung gas yang patut dihindari, antara lain minuman bersoda, sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, buah yang dikeringkan.
Tips untuk mengurangi & mencegah terjadinya GERD:
Mengenakan pakaian longgar, karena pakaian ketat bisa menyebabkan naiknya asam lambung.
Pastikan posisi tubuh agar tetap tegap. Kebiasaan buruk, seperti berbaring, duduk membungkuk terutama setelah makan, akan membuat asam lambung naik. Dengan posisi tegap dapat membantu mendorong makanan turun ke lambung.
Jangan langsung tidur setelah makan. Usahakan tidur 2-3 jam setelah makan agar makanan tercerna lebih dulu dan sudah turun ke usus. Saat tidur, naikkan posisi kepala tempat tidur sekitar 6-10 inchi dari tubuh. Kalau kita berbaring datar dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Tidur menyamping / miring. Tidur menyamping ke sisi kiri atau kanan bisa menekan rasa sakit akibat naiknya asam lambung. Sebaiknya, tidur tengkurap malah akan memperburuk asam lambung.
Kontrol Berat badan, untuk mencapai berat badan ideal karena kegemukan akan memberi tekanan ekstra pada spinter gastroesopageal.??
Lakukan olahraga secara teratur sesuai kemampuan. Dengan berolahraga, maka tubuh banyak berkeringat karena terjadi pembakaran lemak dalam jumlah yang besar. Selain itu, olahraga juga membuat tubuh rileks, sehingga akan menekan hormon stres. Sebaiknya lakukan olahraga di pagi hari, sebab produksi asam lambung pagi hari adalah akumulasi asam lambung yang menumpuk sejak semalam.
Makanan dalam bentuk lunak dan mudah dicerna, porsi kecil tapi sering.
Hindari mengkonsumsi makanan yang merangsang lambung seperti asam, pedas, terlalu panas / dingin.
Cara pengolahan makanan direbus, kukus, panggang dan tumis.
Makanan yang harus dihindari:
Makanan pedas, Mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan akan merangsang sistem pencernaan untuk berkontraksi. Akibat timbul rasa panas dan nyeri di ulu hati. Yang disertai dengan mual dan muntah lebih lanjut hal itu akan membuat seseorang berkurang nafsu makannya.
Makanan asam, Makanan dengan cita rasa asam, akan meningkatkan keasaman saluran pencernaan dan memiliki efek iritasi jika dikonsumsi secara berlebihan. Akibatnya terjadi peningkatan pengeluaran asam lambung. Beberapa makanan dengan rasa asam yang sebaiknya dihindari antara lain jeruk, anggur, apel, tomat, strowberry, cuka, susu olahan dan lainnya.
Makanan yang sulit dicerna, Jenis makanan ini, membuat lambung membutuhkan waktu lebih lama, untuk mencernanya dan menjadi lambat diteruskan ke usus. Akibatnya, isi lambung dan asam lambung tinggal di dalam lambung untuk waktu yang lama, menyebabkan rasa panas di ulu hati dan dapat mengiritasi. Makanan yang sulit dicerna anatara lain makanan yang digoreng, daging , keju.
Makanan yang mengandung gas, Makanan yang mengandung gas menyebabkan peningkatan tekanan dalam perut yang berujung pada terjadinya refluks asam lambung. Makanan mengandung gas yang patut dihindari, antara lain minuman bersoda, sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, buah yang dikeringkan.
Tips untuk mengurangi & mencegah terjadinya GERD:
Mengenakan pakaian longgar, karena pakaian ketat bisa menyebabkan naiknya asam lambung.
Pastikan posisi tubuh agar tetap tegap. Kebiasaan buruk, seperti berbaring, duduk membungkuk terutama setelah makan, akan membuat asam lambung naik. Dengan posisi tegap dapat membantu mendorong makanan turun ke lambung.
Jangan langsung tidur setelah makan. Usahakan tidur 2-3 jam setelah makan agar makanan tercerna lebih dulu dan sudah turun ke usus. Saat tidur, naikkan posisi kepala tempat tidur sekitar 6-10 inchi dari tubuh. Kalau kita berbaring datar dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Tidur menyamping / miring. Tidur menyamping ke sisi kiri atau kanan bisa menekan rasa sakit akibat naiknya asam lambung. Sebaiknya, tidur tengkurap malah akan memperburuk asam lambung.
Kontrol Berat badan, untuk mencapai berat badan ideal karena kegemukan akan memberi tekanan ekstra pada spinter gastroesopageal.??
Lakukan olahraga secara teratur sesuai kemampuan. Dengan berolahraga, maka tubuh banyak berkeringat karena terjadi pembakaran lemak dalam jumlah yang besar. Selain itu, olahraga juga membuat tubuh rileks, sehingga akan menekan hormon stres. Sebaiknya lakukan olahraga di pagi hari, sebab produksi asam lambung pagi hari adalah akumulasi asam lambung yang menumpuk sejak semalam.
 
13:51 25/06/2020

