Generic placeholder image
[Kehamilan]

2330018049 DINDA FADIA NUR RACHMA

  

Bagaimana jika sudah mengonsumsi makanan tapi janin tidak bertambah, apa yang perlu ditambahkan untuk mencukupi perkembangan janin

  05:48 06/05/2020

  1 Suka


NURVITA S. GUSTI ahligizi

 
Maka yang ibu perhatikan adalah makanan ibu > apakah sudah memenuhi gizi seimbang pd saat kehamilan?
Berikut mknn yg direkomendasikan u/ ibu hamil.
1. Salmon
Asam lemak omega 3 sangat penting untuk ibu yang mengandung, terutama asam lemak omega 3 dari DHA dan EPA. Hal ini dibutuhkan demi membangun otak, dan mata pada janin.

Terlebih lagi, salmon menjadi salah satu sumber alami vitamin D dan kerap kali kurang dalam makanan. Tentunya ini sangat penting untuk nutrisi tubuh termasuk menjaga kesehatan tulang dan kekebalan tubuh.

2. Telur

Setiap nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, hampir seluruhnya terkandung dalam telur. Dan kolin pun juga terkandung di dalamnya.

Seperti yang diketahui, kolin sangat penting untuk perkembangan otak. Namun, sebuah survei di Amerika Serikat menyebutkan bahwa lebih dari 90 persen orang mengonsumsi kolin kurang dari yang disarankan.

Asupan kolin yang rendah saat hamil dapat meningkatkan risiko cacat tabung saraf dan mungkin menyebabkan penurunan fungsi otak pada janin. Kandungan dalam satu telur utuh terdapat sekitar 113 miligram (mg) kolin, yang merupakan sekitar 25 persen dari RDI untuk wanita hamil (450 mg).

3. Brokoli dan sayuran hijau

Brokoli dan sayuran hijau, seperti kangkung dan bayam mengandung banyak nutrisi seperti serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat dan kalium. Selain itu, brokoli dan sayuran hijau kaya akan antioksidan. Seperti diketahui, antioksidan dapat membantu menjaga sistem kekebalan imun tubuh.

Selain kandungan serat yang tinggi, sayuran ini juga dapat membantu mencegah sembelit, yang biasanya menjadi masalah yang sangat umum di antara wanita hamil. Mengonsumsi sayuran berdaun hijau juga dikatakan dapat menurunkan risiko berat badan lahir rendah, lho Bun.
4. Daging tanpa lemak

Daging sapi, maupun ayam adalah sumber protein berkualitas tinggi. Selain itu, daging tersebut juga kaya akan zat besi, kolin dan vitamin B lain yang dibutuhkan lebih tinggi saat ibu tengah mengandung.

Wanita hamil membutuhkan lebih banyak zat besi karena volume darah yang meningkat. Zat besi adalah mineral penting yang digunakan oleh sel darah merah sebagai bagian dari hemoglobin.

Kadar zat besi yang rendah selama awal dan pertengahan kehamilan dapat menyebabkan anemia, yang dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan berat lahir rendah.

Mungkin sulit untuk memenuhi kebutuhan zat besi karena beberapa ibu hamil yang tidak menyukai daging. Namun, mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C, seperti jeruk atau paprika, juga dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan.

5. Alpukat
Alpukat adalah buah yang tidak biasa karena mengandung banyak asam lemak tak jenuh tunggal. selain itu, juga terdapat serat yang tinggi, vitamin B (terutama folat), vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E dan vitamin C.

Lemak sehat dapat membantu membangun kulit, otak serta jaringan janin, dan folat dapat membantu mencegah cacat tabung saraf. Kalium dapat membantu meringankan kram kaki, efek samping kehamilan bagi beberapa ibu hamil. Karena itu, alpukat adalah pilihan tepat.

6. Air
Saat tengah mengandung, volume darah meningkat hingga 1,5 liter lho Bun. Karena itu, penting bagi Bunda untuk terus terhidrasi dengan baik dan cukup.

Meningkatkan asupan air dapat membantu meringankan sembelit dan mengurangi risiko infeksi saluran kemih, yang umum terjadi selama kehamilan. Adapun gejala dehidrasi ringan termasuk sakit kepala, gelisah, kelelahan, suasana hati yang buruk dan berkurangnya daya ingat.

Pedoman umum merekomendasikan minum sekitar 2 liter air per hari. Selain dari air mineral, Bunda juga bisa memenuhi kebutuhan hidrasi dari sumber lain seperti buah, atau sayuran.

  10:11 28/06/2020

Konsultasikan Masalah Gizimu !







Kelebihan Berat Badan ?