[Masalah Berat Badan]
Vina Istiqomah
  waktu makan yang tepat
 
01:55 23/10/2020
 
Halo Kak Vina, Trmksih Sudah Konsultasi di Dietducate:
1. Sarapan > Waktu yang tepat untuk makan di waktu sarapan adalah setidaknya 1-2 jam sebelum mulai beraktivitas. Sebagai patokan, makan untuk sarapan juga bisa dilakukan dalam kurun waktu 1 jam setelah bangun tidur. Dengan catatan, kisaran waktu bangun tidur adalah sekitar pukul 5-7 pagi.
Tentunya, sarapanlah dengan menu yang sehat, dan hindari menu karbohidrat dengan indeks glikemik yang tinggi atau dengan menu makanan yang terlalu manis serta banyak mengandung gula tambahan. Karena berbagai menu tersebut akan membuat Anda cepat merasa lapar.
2. Makan siang > Jika Anda menyelipkan camilan di antara jam makan, baik antara sarapan dan makan siang atau makan siang dengan makan sore, maka waktu terbaik untuk makan siang adalah 2-3 jam setelah mengonsumsi camilan tersebut.
Sebagai contoh, jika Anda sarapan jam 7 pagi, maka sebaiknya waktu makan camilan pertama adalah sekitar jam 9-10 pagi atau 2-3 jam setelah sarapan. Lalu, Anda dapat mengonsumsi makan siang sekitar 2-3 jam setelah Anda makan camilan tersebut, yang berarti sekitar jam 12-1 siang.
3. Makan Malam > Waktu terbaik untuk makan malam yang dianjurkan adalah 2-3 jam sebelum waktu tidur, dan setidaknya 2-3 jam setelah camilan antara makan siang dan makan malam jika Anda memang menyisipkan jadwal camilan di antara jam makan utama.
Sebagai contoh jika Anda tidur jam 10, sebaiknya makan malamlah di antara jam 7 hingga jam 8. Hal ini dimaksudkan agar makanan dapat dicerna dengan baik sebelum tubuh berbaring untuk tidur, sehingga tidak ada sisa makanan yang kembali naik ke kerongkongan.
Trmksih/Semoga Membantu ππ
 
05:31 23/10/2020
Vina Istiqomah
 
Menu makanan yang harus di hindari dalam program diet apa ya dok?
menu makanan yang bagus untuk program diet apa aja?
 
09:28 24/10/2020
 
1. Menu makanan yang harus di hindari dalam program diet yaitu > Jus dalam kemasan
Jus dapat digunakan sebagai minuman yang sehat karena diolah dari buah atau sayur. Namun tidak demikian dengan jus dalam kemasan yang dijual di supermarket. Jus dalam susu mengandung gula dan kalori yang sama dengan sekaleng soda.
Untuk keberhasilan diet Anda, konsumsilah jus yang diolah langsung dari buah segar, tanpa tambahan gula. Mengonsumsi buah dan sayur dapat mencukupi kebutuhan serat. Serat dapat membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga makan lebih sedikit. Serat juga berperan dalam kesehatan pencernaan, mengontrol gula darah, dan menurunkan kolesterol.
_Kentang goreng dan keripik
Meskipun sedang diet, Anda tetap disarankan mengonsumsi karbohidrat. Kentang adalah salah satu sumber yang enak dan mudah diolah. Selain nyaris tidak mengandung lemak, kalori pada kentang tergolong rendah, yakni hanya sekitar 90 per 100 gram kentang. Namun, cara penyajian kentang ikut menentukan kandungan gizinya.
Kentang goreng dan keripik kentang mengandung kalori tinggi. Kedua jenis camilan ini merupakan makanan yang perlu Anda hindari saat sedang melakukan diet. Studi menunjukkan bahwa satu porsi kentang goreng dan keripik kentang sangat memengaruhi peningkatan berat badan dibandingkan makanan lainnya. Selain itu, menggoreng dapat memunculkan senyawa acrylamides yang dapat memicu kanker. Merebus dan mengukus adalah cara terbaik untuk menjaga nutrisi pada kentang.
_Kue-kue
Kue diolah dari campuran tepung, gula, dan mentega. Selain mengandung lemak jenuh, kue mengandung kalori tinggi dan rendah nutrisi. Mengonsumsi kue justru membuat Anda mudah lapar, sehingga malah membuat Anda makan lebih banyak. Jika ingin mengonsumsi makanan manis, pilihlah cokelat hitam. Semakin tinggi kadar cokelat, semakin baik kandungan nutrisinya. Cokelat hitam memiliki antioksidan yang lebih tinggi dari coklat susu. Cokelat susu terdiri dari gula tambahan dan lemak tidak baik untuk diet.
_Es krim
Es krim memang menggoda, tapi di baliknya ada kandungan kalori dan gula yang tinggi. Karena kelezatannya, sangat mudah mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Jika tetap ingin mengonsumsinya, Anda bisa membuat sendiri dengan pilihan bahan-bahan yang lebih sehat, seperti yoghurt dan buah-buahan.
_Roti Putih
Menyantap roti putih dengan selai atau mentega merupakan pilihan sarapan yang mudah dan mengenyangkan. Tapi bagi Anda yang sedang diet, disarankan mengganti menu sarapan ini dengan oats. Pasalnya sebuah studi menemukan bahwa setangkup roti meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan obesitas sebanyak 40 persen. Alternatif lain adalah mengonsumsi roti gandum utuh alih-alih roti putih. Dalam sebuah penelitian, orang-orang yang menjalani diet rendah kalori dengan menu roti gandum utuh, kehilangan lebih banyak lemak perut mereka yang menyantap roti putih dan nasi putih. Meski lebih sehat, konsumsi roti gandum harus disesuaikan, sesuai dengan kebutuhan kalori Anda.
_Minuman dalam kemasan
Minuman dalam kemasan karton atau kaleng mengandung kalori tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, minuman manis dapat berdampak buruk pada kesehatan dan kenaikan berat badan. Minuman dalam kemasan ini termasuk soda , minuman berenergi, minuman isotonik, kopi kalengan, dan teh dalam kemasan.
_Makanan dengan gula tambahan
Saat ini banyak produk dengan tambahan gula. Gula lebih dikenal dengan nama sukrosa, maltosa, atau fruktosa. Cara mengenalinya adalah dengan membaca label yang tertera pada kemasan. Kelebihan gula dapat meningkatkan obesitas dan penyakit jantung.
Makanan berlabel rendah lemak atau bebas lemak tidak selamanya sehat. Hal ini karena tambahan gula diperlukan untuk meningkatkan kelezatan akibat lemak yang dihilangkan.
Selain dari daftar makanan di atas, makanan yang harus dihindari saat diet lainnya adalah produk olahan. Produk olahan seperti sosis, kornet, atau nugget, biasanya memakai gula dan lemak tambahan.
2. Contoh menu makanan yang bagus untuk program diet yaitu > Contoh makan sehari untuk menurunkan berat badan, 100gr jenis karbohidrat seperti nasi putih, nasi jagung, kentang, singkong, dan bubur beras. 50gr jenis protein nabati seperti tahu dan tempe, 50gr jenis protein hewani seperti telur ayam tanpa kuning, daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, dan ikan segar seperti ikan tongkol, ikan kakap, ikan dorang dan ikan dori. Sayuran dan buah yang disarankan diantaranya bayam, genjer, gambas, selada, taoge, sawi, mangga jambu air, anggur, pepaya,belimbing dan jeruk manis.
 
16:10 24/10/2020
Vina Istiqomah
 
terimakasih informasinya kak
 
00:57 25/10/2020

