Halo kak terimakasih sudah bertanya di Dietducate. Ini tidak dijelaskan detail ya, bagaimana kondisi BB, TB, umur dan aktivitas hariannya.
Kalau dilihat dari asupan, kalori harian sudah defisit (untuk kebutuhan kalori hariannya berapa ini yg aku tidak tahu karena data tidak detail) hanya saja menu makanannya kurang seimbang ya kak, saya khawatirkan kalau lapar juga mempengaruhi mood saat aktivitas, kemudian setelah tidak berdiet akan naik lagi berat badannya karena makan terlalu sedikit. Pertanyaannya Mau sampai kapan bisa makan seperti itu? Dimana makan diharapkan bisa menjadi kebiasaan jangka panjang.
Kemudian tubuh memerlukan vitamin mineral, jika defisit dalam jangka waktu yg lama juga akan mempengaruhi hormon dan metabolisme tubuh, jadi pastikan makan beraneka ragam ya.
Contoh beraneka ragam yang dianjurkan setiap kali makan ada karbo, lauk hewani, nabati, sayur dan buah. Nasi porsinya boleh kok 5sdm, atau 1 centong magic com yang cekung (75 gram), untuk tenaga agar tidak lemas saja dan mudah lapar sehingga kerja bisa fokus karena perut merasa penuh. Contoh menu pagi : Nasi, telur putih rebus, pecel 1porsi, saus kacang kalau berlimpah boleh minta sedikit, buah pepaya 1 potong/pisang. Menu ini cocok untuk pekerja yg punya aktivitas tinggi dan butuh konsentrasi.
Makan siang boleh menu kantin seperti nasi, sayur sop ayam, tahu bacem buah pisang.
Saya menekankan yang paling penting selain defisit kalori adalah aktivitas hariannya. Pastikan tubuh bergerak terus atau tidak mager, semisal pekerja kantoran, ambil waktu olahraga pulang kerja, bisa dimulai dengan zumba, senam aerobik atau resistence training seperti squat, lunges, HIIT, yg disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Jadi kakak tidak perlu makan terlalu sedikit jika diimbangi aktivitas yang banyak.
semoga membantu 😊