[Lainnya......]
Farida Rahmah
  Stroke karena penyumbatan makanan apa yg harus di hindari dan makanan apa yg bisa membantu mempercepat pemulihannya,, Sudah bisa jalan tp tangan blm bisa mengenggam, bicara juga belum lancar serta memori jg kadang ingat kdang ndak
 
22:17 03/12/2020
 
Halo, Kak Farida trmksih sudah bertanya di Dietducate:
_Makanan yang harus dihindari > Daging berlemak, Kue, biskuit, krim, Mentega dan keju, Makanan atau minuman yang bersantan, Makanan yang mengandung kelapa atau minyak sawit.
_Berikut beberapa contoh makanan yang aman dikonsumsi, bahkan dianjurkan dikonsumsi untuk mempercepat proses pemulihan pasca stroke.
1. Apel > Apel merupakan sumber flavonoid terbaik. Selain itu, apel pun mengandung serat yang cukup melimpah, yang berfungsi menjaga kadar kolesterol tetap normal, mengatasi pembekuan dan sumbatan di pembuluh darah yang menghambat proses penyembuhan stroke. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, kandungan flavonoid dalam apel mampu mengurangi risiko stroke hingga 20 persen, dan meningkatkan proses penyembuhan pasca stroke dengan menekan jumlah kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein), melancarkan pembuluh darah dan mencegah stres. Untuk memaksimalkan terapi, Anda bisa mengkonsumsi sebuah apel berukuran sedang setiap hari. Tapi ingat, sebaiknya konsumsi apel beserta kulitnya.
2. Ikan Salmon > Ikan salmon merupakan salah satu sumber protein yang baik dikonsumsi penderita stroke. Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya, terbukti ampuh menormalkan kadar BDNF (brain-derived neurotrophic factor), yang baik untuk mempercepat proses pemulihan pasca stroke. Ikan salmon mengandung kandungan omega 3, DHA, dan EPA, sangat baik melindungi otak setelah cedera traumatis akibat stroke dengan cara mengaktifkan neuroplastisitas hingga batas maksimal, melindungi sistem pembuluh darah, dan mencegah terjadinya pembekuan darah pada jantung. Untuk hasil yang lebih maksimal, ikan salmon sebaiknya diolah dengan cara dipanggang atau dikukus dengan tambahan sedikit bumbu.
3. Buah Berry > Buah Berry kaya akan antioksidan dan fitokimia, senyawa kimia yang ditemukan dalam bahan pangan nabati dan punya banyak manfaat untuk kesehatan. Bagi penderita stroke, fitokimia berfungsi menjaga kesehatan pembuluh darah, melancarkan peredaran darah dan menjaga fungsi jantung.
Setiap jenis berry punya manfaat tersendiri. Khusus untuk penderita stroke, disarankan mengkonsumsi blackberry dan raspberry yang merupakan sumber polifenol, dengan fungsi utama melindungi pembuluh darah dari paparan radikal bebas. Sementara untuk blueberry dan stroberi, buah ini efektif untuk membantu melancarkan peredaran darah dengan cara melebarkan pembuluh darah dan mencegah penyumbatan di dalamnya.
4. Tomat > Kandungan likopen dalam tomat bermanfaat untuk neuroprotektif dan mengurangi efek kerusakan otak akibat stroke iskemik. Meski banyak suplemen likopen yang dijual bebas, tapi Anda lebih disarankan mengkonsumsi likopen langsung dari sumber alami. Selain itu, tomat pun mengandung antioksidan tinggi, yang terdiri dari vitamin A, C, beta karoten dan asam folat, yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein), menjaga tekanan darah tetap normal, dan mencegah peradangan di pembuluh darah.
5. Alpukat > Alpukat mengandung asam oleat yang membantu memaksimalkan pemulihan pasca stroke. Selain itu, buah ini pun mengandung vitamin E dan antioksidan yang membantu mempercepat proses memulihkan penurunan kognitif pasca stroke. Alpukat pun mengandung lemak baik yang membantu menurunkan kadar lemak jahat dalam tubuh, melancarkan peredaran darah, menjaga kesehatan jantung dan mengatasi sumbatan di pembuluh darah. Penting untuk diingat. Agar proses penyembuhan berjalan lebih maksimal, Anda disarankan memilih program diet yang tepat, dan rutin melakukan fisioterapi karena akan membantu Anda mengembalikan fungsi tubuh seperti semula.
_Beberapa tips yang dapat dilakukan diantaranya:
• Terapkan pola makan yang sehat setiap hari.
• Lakukan kontrol rutin jika memiliki penyakit lain seperti diabetes, tekanan darah tinggi, hiperkolestrol.
• Lakukan olahraga secata teratur.
• Hindari merokok, minum alkohol dan kafein.
• Tingkatkan konsumsi air putih, buah dan sayur.
• Kelola stress dengan baik.
• Lakukan kontrol rutin ke dokter, konsumsi obat secara rutin dan lakukan fisioterapi.
Terimakasih/Semoga membantu 🙂
 
00:14 04/12/2020
Farida Rahmah
 
Terima kasih dok atas jawabannya
 
12:50 04/12/2020

