Generic placeholder image
[Bayi & Balita]

anonim

  

Halo, Ahli Gizi. Perkenalkan saya Ariendra.

Anak laki-laki saya lahir normal dengan BB 3.6 kg dan TB 50 cm. Saat ini menjelang usia 1 tahun, BB nya 8.7 kg dan TB 74.5.

Namun, saat saya mulai bekerja kembali di usia 6 bulan, anak saya sering demam dan sakit batuk pilek. Belum lagi dia sempat trauma sendok sehingga sangat susah membuka mulut untuk makanan. Alhasil berat badannya di usia 6 dan 7 bulan tidak mengalami kenaikan dan baru mulai naik di usia 8 bulan.

Saat usia 8 bulan, ia sempat dirawat di rumah sakit karena radang tenggorokan dan pembesaran limpa dan juga hasil lab nya menunjukkan kadar HB 9.4 mg/dl.

Seusai dari rumah sakit pun, ia masih belum menunjukkan nafsu makan dan memang saat itu payudara saya terasa kosong karena pikiran dan letih.

Yang saya sedihkan, saat usia 9 dan 10 bulan ini kembali lagi berat badannya tidak naik dan baru mulai naik di usia 11 bulan. Namun, saya khawatir karena postur tubuh bayi saya terlihat lebih kurus dan pendek dibanding bayi seusianya. Meskipun memang bayi saya termasuk bayi yang aktif.

Mengenai pemberian makannya, ia Full ASI. Sejak 6 bulan . awalnya saya berikan makanan tunggal. Namun, saat mulai diperkenalkan menu 4 bintang who yang bebas gula garam, ia seringkali menolak Dan pola makannya saat ini:.
Pagi ASI +Bubur sun kacang hijau
Jam 8 Ubi
Jam 10 Bubur nasi ikan sayuran
Jam 12 Buah potong
Jam 13 ASI
Jam 14 Bubur nasi ikan sayuran
Jam 16 Buah potong
Jam 19 Bubur nasi ikan sayuran

Bagaimana pola makan yang benar untuk mengejar tumbuh kembang anak saya? Dan apakah ia termasuk gagal tumbuh karena sempat lebih dari 2 kali tidak ada kenaikan berat badan?
Apakah ada saran suplemen untuk saya dan bayi saya?
Trimakasih

  16:10 16/09/2018

  0 Suka


Fitri Ahli Gizi ID ahligizi

 
Halo Bapak/Ibu/Kakak
Saya Fitri, ahli gizi yang tergabung di laman ahligiziID

Berdasarakan data yang dijelaskan di atas, pola makan anak Anda saat ini sudah cukup baik karena terdiri dari jenis makanan bergizi seimbang.

Dapat diusahakan jenis lauk protein hewani yang dikenalkan lebih beragam (misalnya protein hewani, daging, hati, telur, atau protein nabati, seperti kacang-kacangan).

Hal ini penting, selain untuk mendeteksi lebih awal adanya alergi makanan pada anak, asupan protein yang baik, juga mampu mendukung peningkatan berat badan & tumbuh kembang anak lebih optimal.

Untuk mengatasi anak yang sering tidak nafsu makan, boleh dicoba memberikan penambah nafsu makan alami, misalnya temulawak atau kunyit alami, bisa dibuat minuman/jamu atau ditambahkan sebagai bumbu pada masakan/jajanan anak.

Lebih lengkap tentang mengatasi nafsu makan anak, bisa dibaca pada 2 link artikel di bawah ini, ya:
1. https://ahligizi.id/artikel/detailartikel/27/terbaru_terpopuler/Mengatasi-Anak-Susah-Makan-tanpa-Stress
2. https://ahligizi.id/artikel/detailartikel/32/terbaru_terpopuler/Obat-Peningkat-Nafsu-Makan-Anak-Tradisional-dari-Segi-Pandangan-Ahli-Gizi

Mengenai postur tubuh/kondisi status gizi anak Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan ahli gizi/tenaga kesehatan yang berfokus pada tumbuh kembang anak, agar diukur berat dan tinggi badannya dengan tepat, untuk dibandingkan dengan nilai standar berdasarkan umur anak yang ditentukan kementerian kesehatan.

Dengan ini kita bisa mendapatkan data yang akurat, serta tindak lanjut yang tepat sesuai status gizi anak Anda & kondisi lainnya yang bisa ditentukan saat berkonsultasi langsung.

Demikian, semoga bermanfaat :)
Salam sehat.
  10:13 22/02/2019

  Belum ada komentar

Konsultasikan Masalah Gizimu !







Kelebihan Berat Badan ?