[Diet Hipertensi ( Darah Tinggi)]
Muhammad Muhlan
  Dok, saya biasanya leher seperti kaku dan rahang pipi seperti keras dan tenggorokan seperti berat, apa ya dok
 
14:44 21/02/2021
 
Halo Kak Muhammad,,, Terimakasih sudah bertanya di Dietducate:
_Mengenali Kondisi Leher Kaku
Untuk mengetahui apakah leher kaku yang Anda alami adalah kondisi serius atau bukan, simak perbedaannya berikut ini:
> Leher Kaku yang Merupakan Kondisi Tidak Serius:
_Pada kondisi yang tidak serius, leher kaku disebabkan oleh ketegangan minor pada jaringan lunak leher. Ketegangan tersebut dapat terjadi jika Anda:
_Menggerakkan leher secara tiba-tiba yang membuat otot dan ligamen leher mengalami cedera.
_Stres juga dapat memicu ketegangan pada otot yang bermula dari bagian belakang kepala, menjalar ke bagian belakang bahu.
_Menggunakan komputer untuk waktu yang lama dengan posisi duduk yang buruk.
€Membawa beban yang berat dan tidak seimbang.
_Tidur dengan posisi yang janggal dan tidak nyaman.
_Postur tubuh yang buruk.
> Tortikolis akut umumnya akan sembuh dalam waktu 24-48 jam, tetapi kadang-kadang dapat berlanjut hingga seminggu. Tortikolis dapat ditangani dengan beberapa cara berikut ini:
> Tidur menggunakan bantal yang rendah dengan posisi tidur yang baik.
> Untuk mengurangi rasa sakit, kompres dengan air dingin pada 2-3 hari pertama kondisi leher kaku. Setelah itu, ganti dengan kompres air hangat.
> Lakukan gerakan leher secara perlahan-lahan, seperti menunduk, mendongak, tengok sisi kanan dan kiri, serta gerakan memutar dari kanan ke kiri dan sebaliknya.
> Gunakan gel pereda rasa sakit, seperti gel ibuprofen. Penggunaan gel lebih disarankan daripada mengonsumsi obat dalam bentuk tablet. Pakailah sesuai petunjuk penggunaan obat.
> Jika setelah mencoba mengobati leher kaku di rumah tidak ada tanda membaik atau malah bertambah parah, periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih sesuai dengan penyebabnya.
_Leher Kaku yang Merupakan Kondisi Serius:
> Leher kaku dapat menjadi kondisi serius jika berkepanjangan dan disertai dengan gejala-gejala lain seperti berikut:
_Demam tinggi.
_Berat badan menurun drastis.
_Menurunnya fungsi koordinasi syaraf, seperti sulit berjalan.
_Buang air terus-menerus.
_Pada kondisi serius, leher kaku dapat disebabkan oleh penyakit seperti:
_ Meningitis >Meningitis merupakan radang pada selaput (meninges) otak dan saraf tulang belakang akibat infeksi virus, jamur dan bakteri. Beberapa gejalanya dapat berupa:
_Leher kaku,Demam secara tiba-tiba,Sulit konsentrasi,Mual dan muntah,Nafsu makan menurun,Sensitif terhadap cahaya,Cepat mengantuk.
_Untuk memastikan diagnosis, perlu dilakukan pemeriksaan yang mencakup tes darah, cairan serebrospinal, dan pemeriksaan dengan pentcitraan, seperti CT scan.
_Leher kaku dan nyeri, terkadang ada suara retak atau “klik” pada leher,Kejang pada otot leher,Sakit kepala,Sensasi kesemutan dan kelemahan lengan atau kaki.
Gangguan keseimbangan akibat lengan, tangan dan kaki melemah, Sulit tidur dan merasa kelelahan.
Cara penanganannya bisa dengan terapi fisik dan penggunaan obat anti peradangan yang diresepkan oleh dokter:
_Rheumatoid arthritis adalah peradangan kronis pada sendi kecil yang mengakibatkan penipisan tulang dan perubahan bentuk sendi. Peradangan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang tubuh, sehingga selain menyerang persendian juga dapat menyerang kulit, mata, paru-paru, dan jantung. Gejalanya antara lain:
> Pada pagi hari merasakan kaku dan nyeri pada persendian, bisa termasuk kaku leher.
_Demam,Persendian bengkak,Kelelahan dan berat badan yang menurun.
> Tangani dengan istirahat yang cukup, terutama ketika merasakan sakit. Penggunaan obat anti peradangan dan penghambat kerusakan sendi harus disesuaikan dengan resep dokter. Jika diperlukan, operasi bisa dilakukan untuk memperbaiki kerusakan sendi atau otot.
_Jika Anda mengalami leher kaku berkepanjangan, terlebih ketika disertai gejala lain, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapat diagnosis lengkap dan pertolongan yang dibutuhkan.
Semoga membantu 🙂
 
07:46 03/03/2021

