Generic placeholder image
[Masalah Berat Badan]

anonim

  

Dok.. apakah berat badan berlebih menyebabkan telat mens?

  19:41 24/02/2021

  2 Suka


NURVITA S. GUSTI ahligizi

 
Halo Kak,,, Trmksih sdh bertanya di Dietducate: _Iya Benar salah 1 dari Berbagai penyebab menstruasi terlambat. _Siklus menstruasi tiap wanita berbeda-beda. Panjang siklus menstruasi yang normal adalah 21-35 hari, dihitung dari hari pertama menstruasi bulan ini, hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi biasanya sama setiap bulannya, namun ada juga saat-saat di mana haid datang terlambat. _Berbagai Penyebab Menstruasi Terlambat Jika โ€œdatang bulanโ€ mundur dari waktu biasa, bisa jadi itu dikarenakan oleh salah satu alasan berikut, yaitu: 1. Stres > Ketika stres, hormon dan bagian otak yang bertanggung jawab mengatur siklus menstruasi, yaitu hipotalamus, akan terganggu. Selain itu, berat badan bisa naik atau turun secara drastis sebagai akibat dari stres. Itu semua dapat memengaruhi siklus menstruasi. Pada kasus tertentu, hal ini bisa menyerupai gejala kehamilan palsu. Jika menstruasi terlambat disebabkan oleh stress, disarankan untuk berlatih teknik relaksasi, mengubah gaya hidup, dan rutin berolahraga agar siklus haid kembali lancar. 2. Obesitas > Penambahan berat badan bisa memicu perubahan hormonal pada wanita. Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan indeks massa tubuh 25 โ€“ 30, atau lebih dari 30, memiliki risiko tinggi mengalami menstruasi terlambat. Diet dan olahraga mungkin akan disarankan oleh dokter jika obesitas menjadi faktor penyebab menstruasi terlambat yang Anda alami. 3. Berat badan turun > Menstruasi terlambat kemungkinan dialami oleh perempuan dengan gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia. Jika berat badan Anda kurang 10 persen dari berat badan ideal, fungsi tubuh akan terganggu dan ovulasi (proses di mana salah satu indung telur melepaskan sel telur) pun terhenti. Mengobati gangguan makan dan menaikkan berat badan secara sehat dapat mengembalikan siklus haid yang normal. 4. Hormon prolaktin berlebih > Menstruasi terlambat dapat disebabkan oleh produksi hormon prolaktin yang tidak normal. Hormon yang dihasilkan di kelenjar pituitari ini akan meningkat pada masa menyusui, namun bisa juga terjadi akibat kondisi medis tertentu, misalnya penyakit ginjal dan tumor kelenjar pituitari di otak. Peningkatan hormon prolaktin ini dapat memengaruhi kinerja hormon lain yang berperan dalam proses menstruasi, yaitu estrogen dan progesteron. 5. Alat kontrasepsi > Pil KB atau pil pencegah kehamilan mengandung hormon estrogen dan progestin yang mencegah indung telur melepaskan sel telur. Dibutuhkan waktu hingga enam bulan agar siklus menstruasi kembali konsisten setelah berhenti mengonsumsi pil KB. Alat kontrasepsi hormonal yang ditanam atau disuntik juga dapat menyebabkan menstruasi terlambat. 6. Sindrom ovarium polikistik (polycystic ovary syndrome/PCOS) > PCOS adalah suatu kondisi di mana terdapat kelainan pada hormon dan sistem metabolisme sehingga fungsi indung telur terganggu. Kondisi ini dapat menyebabkan menstruasi terlambat atau tidak menstruasi sama sekali, dan dapat memengaruhi kesuburan. Penyebab kondisi ini belum diketahui secara pasti, namun diduga PCOS berhubungan dengan kondisi lain, seperti resistensi insulin dan sindrom metabolik. Selain mentruasi terlambat, gejala PCOS lainnya adalah jerawat, berat badan meningkat, sulit mendapat keturunan, serta tumbuh rambut berlebih di wajah, dada, dan perut. 7. Penyakit kronis > Diabetes dan penyakit celiac dapat memengaruhi siklus menstruasi. Gula darah yang tidak stabil terkait erat dengan perubahan hormon. Karena itu, diabetes yang tidak terkontrol membuat menstruasi menjadi tidak teratur. Sedangkan penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat menimbulkan kerusakan pada usus kecil. Kondisi ini bisa menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting, hingga menyebabkan menstruasi terlambat. 8. Masalah tiroid > Kelenjar tiroid berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Jika hormon ini tidak bekerja dengan baik, menstruasi pun bisa terganggu. Kelenjar tiroid bermasalah dapat dikenali dengan gejala berupa tubuh merasa sangat kelelahan, berat badan cepat berubah, rambut rontok, dan sensitif terhadap suhu panas atau dingin. Namun jangan khawatir, masalah pada tiroid dapat ditangani dengan obat-obatan dan operasi. Menstruasi pun akan kembali normal setelah masalah tersebut diobati. 9. Menopause dini > Kebanyakan wanita mulai memasuki masa menopause di usia 45-55 tahun. Namun, ada pula wanita yang mengalami gejala-gejala menopause pada usia 40 tahun ke bawah. Kondisi ini disebut sebagai menopause dini. Menopause menyebabkan pelepasan sel telur berhenti, hasilnya menstruasi terlambat atau bahkan terhenti sama sekali. 10. Merokok > Merokok dapat menyebabkan gangguan pada menstruasi, salah satunya adalah menstruasi terlambat. Hal ini terjadi karena zat-zat yang ada di dalam rokok, termasuk nikotin, dapat memengaruhi hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam siklus menstruasi. _Bagi wanita berusia lebih dari 40 tahun, dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke dokter jika pola menstruasi Anda berubah secara tiba-tiba. Misalnya darah yang keluar lebih banyak, waktu menstruasi lebih lama, atau adanya keluhan lain seperti perdarahan. Semoga membantu ๐Ÿ™‚
  08:09 25/02/2021

anonim

 
Gimana ya dok cara menurunkan bb biar konsisten.. BB saya 64 dengan tinggu 158. Indeks tubuh saya sudah lebih dari normal dok. Dan saya benar-benar mau diet . Hanya saja tetap bingung apa yang sebaiknya di lakukan.. terimahkasih dok..
  07:12 26/02/2021

NURVITA S. GUSTI ahligizi

 
Berikut ini adalah beberapa cara mudah menurunkan berat badan yang bisa kamu terapkan agar tetap konsisten: 1. Minum air sebelum makan > Menurut penelitian, minum air sebelum makan bisa membantu menurunkan berat badan. Minum air sebelum makan dapat membuatmu lebih cepat merasa kenyang, sehingga keinginan untuk melahap makanan dalam jumlah banyak dapat berkurang. Selain itu, perlu kamu sadari bahwa rasa haus terkadang muncul menyerupai rasa lapar. Jadi saat mulai merasa lapar, coba atasi dengan minum air putih terlebih dahulu, dan hanya makan pada waktunya. Dengan menerapkan cara ini, jumlah kalori yang kamu konsumsi juga dapat berkurang. 2. Jangan lupa sarapan > Dengan sarapan rutin, keinginan untuk mengonsumsi makanan atau camilan yang tidak sehat jadi berkurang. Membiasakan diri sarapan juga akan membuat rasa lapar di siang hari berkurang. Efeknya, keinginan untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan pada jam makan siang akan turut berkurang. 3. Konsumsi makanan yang tepat > Kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan, disarankan untuk mengonsumsi makanan berprotein dan berserat. Makanan berprotein bisa membantu tubuh membakar lemak dan menjadi sumber energi. Pilih sumber protein yang sehat untuk tubuh, seperti putih telur, yoghurt, daging tanpa lemak, makanan laut, kedelai, kacang-kacangan atau keju. Selain makanan yang tinggi protein, perbanyak pula konsumsi makanan berserat. Makanan berserat dapat membuatmu merasa kenyang lebih lama, namun rendah kandungan kalori. Makanan berserat yang bisa kamu konsumsi di antaranya adalah sayur, buah, makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan gandum. 4. Makan dalam porsi kecil > Kamu bisa menyiasatinya dengan memakai piring atau mangkuk yang lebih kecil saat mengambil makanan. Menurut penelitian, makan dengan piring atau mangkuk kecil dapat membuat kamu terbiasa makan dengan porsi yang sedikit, sehingga jumlah asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh juga akan berkurang. Makan dengan porsi kecil namun sering, yaitu 4-5 kali sehari, lebih baik dalam membantu menurunkan berat badan ketimbang makan dalam porsi besar sebanyak 3 kali sehari. 5. Makan secara perlahan > Selain makan dalam porsi kecil, makan secara perlahan dan santai juga dapat mendukung penurunan berat badan. Dengan kebiasaan makan seperti ini, tubuh dapat mengirim sinyal kenyang ke otak sebelum kamu menghabiskan terlalu banyak makanan. 6. Tidur cukup > Selain menjaga pola makan, pastikan waktu tidurmu tercukupi dengan baik. Sebab, saat kamu kurang tidur, produksi hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan dapat meningkat. Efeknya, kamu akan mengonsumsi makanan berkalori tinggi dalam jumlah banyak. Tentunya hal ini akan membuat diet penurunan berat badanmu jadi berantakan. 7. Bergerak aktif > Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa olahraga selalu dikaitkan dengan penurunan berat badan. Olahraga yang dilakukan secara rutin akan membantu membakar kelebihan kalori yang tidak bisa dipangkas hanya dengan menjalani diet. _Kamu dapat mempraktikkan cara mudah menurunkan berat badan di atas sebagai bagian dari pola hidup sehat. Jangan tergoda oleh berbagai diet menurunkan berat badan dengan cepat, karena berisiko mengganggu kesehatan dan membuat berat badan mudah untuk naik kembali. Selamat mencoba & Semoga Bermanfaat ๐Ÿ™‚๐Ÿ’ช
  07:35 26/02/2021

anonim

 
Bismillah ya dok.. terimahkasih dokter.. semoga sehat selalu.. aamiinn
  13:07 26/02/2021

NURVITA S. GUSTI ahligizi

 
Terimakasih kembali ๐Ÿ™‚ Aamiin ๐Ÿ’ช
  17:33 26/02/2021

Konsultasikan Masalah Gizimu !







Kelebihan Berat Badan ?